Showing posts with label concert. Show all posts
Showing posts with label concert. Show all posts

Singing Toilet, Sanitasi untuk Sinabung


Gw dari dulu pengen banget nonton float secara langsung, dan selalu berhalangan hadir datang waktu mereka sedang manggung. Setelah melihat retweet-an teman dari dikdoank soal konser amal di mana float bakal manggung. Tidak, kali ini gw tidak boleh ketinggalan nonton mereka, apalagi setelah seminggu sebelumnya gw ketinggalan mereka manggung lagi waktu konser (amal) juga di kemang. Akhirnya janjian dengan Vian, Nata dan Hadi, maka berangkatlah kami ke konser ini.

Mendengar para musisinya yang terlibat terus berkata bahwa mereka kagum dengan kami yang datang ke sini, sebenernya agak membuat bersalah. Setidaknya buat gw. Well gw memang memilih dengan pelan-pelan baju2 yang ada di lemari untuk disumbangkan, dan memberikan donasi sebesar seratus ribu. Tapi itu semua untuuk dapat undangan konsernya, menyumbang itu nilai tambahannya. Jadi sebenernya mendengarkan mereka mengatakan itu, kayanya gimana gitu. Kami tidak layak untuk itu, gw ga layak untuk menepuk tangani diri gw sendiri.

~ kami dan Is dari Payung Teduh ~

Konser Sanitasi untuk Sinabung ini hadir dari ide Mas Is, Payung Teduh yang disambut baik oleh Dewan Kesenian Jakarta dan para musisi yang ikut terlibat dalam konser amal ini. Lalu kenapa sanitasi yang dipilih, kenapa bukan yang lain? Sejak pertengahan September tahun lalu, ketika Gunung Sinabung batuk sampai sekarang, jumlah pengungsi di Sinabung itu sudah mencapai angka 25.516 jiwa, atau sekitar 7.898 kepala keluarga. Nah memasuki bulan keempat, kondisi penampungan semakin memprihatinkan. Wabah diare menghantui para pengungsi karena minimnya jumlah MCK di sana. Seberapa minim, hmm kondisinya lima toilet diakses untuk 1000 orang. *data diambil dari buku kecil konser.

~ mengintip anak-anak teater tanah airku latihan ~

Di undangan yang kami pegang, konser dimulai pukul 5 sore. Jadi jam 4, gw udah di sana. Udah ramai, tapi masih belum ada barisan antrian. Sambil menunggu gw pun menonton anak2 teater tanah airku latihan. Gw kagum banget sama mereka. Bukan karena masih kecil udah latihan teater, bukan. Tapi begitu pelatihnya menunjuk mereka, mereka langsung bersorak gembira seperti sedang memenangkan sesuatu. Sementara gw pasti ga bakal seberani mereka, pasti langsung dipenuhi rasa was-was, mungkinkah gw bisa menjalaninya, kenapa gw yang harus dipilih kenapa bukan orang lain saja. Kapan gw bisa seperti mereka ...

~ lantai satu digunakan untuk bazar, yang sebagian keuntungannya disambungkan untuk sinabung~

~ buat yang mereka ga kebagian undangan dan masih mau menyumbang popok/pakaian bekas/masker/pembalut ~

~ yuks belajar antri dengan tertib ~

Setengah jam kemudian, gw memutuskan untuk mulai mengantri. Tidak lama kemudian terbentuk barisan, tapi sampai jam 5 pun pintu belum juga bisa masuk. Agak menyebalkan sih, karena pasti waktu pulang akan semakin molam berarti. Tapi di lain sisi, cukup menguntungkan karena masih menunggu Hadi yang belum tiba juga. Sekitar setengah 6, Hadi sudah tiba dan gong pertama pun dibuka. Akhirnya kami diijinkan untuk mengantri di depan pintu masuk teater. Dan sekitar jam 6, konser akhirnya siap dimulai.


Singing Toilet dibuka oleh penampilan dari Altajaru (Alam Terkembang Jadi Guru). Namanya memang tidak tertera di daftar artist yang akan tampil di undangan. Tapiii sungguh, penampilan pertama saja sudah membuat gw tersihir, terpaku melihat penampilan mereka.


Waktu tau Dik Doank mengisi konser ini, gw langsung mengernyitkan mata. Dik doank presenter itu? Ternyata dia awalnya memang penyanyi dan sudah menelurkan tiga album. Kata Vian, orang ini jenius banget. Dan gw langsung mengiyakan, setelah menonton penampilannya malam ini. Dik doank tidak sendiri malam ini, dia membawa anak-anak asuhannya yang tergabung dalam Kandank Jurank Doank (sekolah alam untuk anak-anak kurang mampu yang ia dirikan di rumahnya). Jangan anggap remeh anak-anak ini, penampilan mereka bukan penampilan ala anak2 yang tampil di pentas sekolah. Gw bingung, dimana Dik Doank bisa menemukan mereka. Suara anak-anak itu lebih bagus dari peserta idol2 di Indonesia, demikian juga dengan pemain musiknya. Dan penarinyaaa.. uugh gw tidak bisa berkata-kata, hanya mampu memberikan standing applause malam ini. Trimakasih dik doank dan adik2 kandank jurank, sungguh terimakasih sudah memberikan penampilan menyenangkan dan kesempatan untuk menyaksikannya.


Setelah Dik Doank, Glen Freddy pun tampil. Karena doi lebih dikenal daripada dua musisi sebelumnya suasana theater langsung heboh. Tapi buat gw, malam ini Glen terlalu biasa. Mungkin karena gw sudah disuguhi dua pertunjukan yang membuat kuping ini bernyanyi, dan mungkin karena Glen seorang musisi papan atas Indonesia, gw berharap minimal ada perasaan hangat di dada waktu mendengarkan. Ya ya gw berharap terlalu banyak, apalagi ia hanya membawakan dua lagu di atas panggung. Paling sedikit di antara musisi yang lain.


Salah satu keuntungan nonton konser non tunggal, kita bisa mengenal musisi keren yang sebelumnya sama sekali tidak kita tahu. Seperti Banda Neira, duo beraliran nelangsa pop yang terdiri dari Ananda Badudu dan Rara Sekar. Gak ngerti kenapa genrenya disebut nelangsa pop, mungkin karena musik-musiknya bertemakan hal-hal yang galau. Hahahaha . Diluar suara Rara yang sangat unik, gw merasa Badudu ini sangat menarik. Kalau kata Hadi, "Polos banget ya dia". Badudu seperti malu-malu di atas panggung, bikin gemes hahaha. Dan setelah dia mulai bernyanyi, bersahutan dengan Rara, langsung mengetarkan hati ini (warna suaranya Badudu ini sekilas mengingatkan ke Meng,vokalisnya FLOAT). Satu fakta unik lagi soal Badudu, dia tidak pernah paham kunci-kunci gitar untuk lagu Banda Neira (gak nyangka).


Waktu mas-mas mcnya bilang yang di sini bakalan iri sama kemesraan Endah n Rhesa. Gw pikir ah si mas bercanda ini. Tapi ternyata memang bikin iri, hahahaha. Bukan, bukan saat Rhesa berlutut di hadapan Enda, dan Enda mengungkapkan alasan dia menikahi Rhesa ..hohohohoo, tapi waktu Rhesa mengulurkan tangan di pinggir panggung, setelah mereka selesai bermain di atas panggung. 


Di pembukaannya Sigmun, band rock asal bandung ini mengungkapkan bahwa tugas mereka adalah membuat kami terjaga dan tidak mengantuk.Rock band, ada rock band di konser ini. Hehehe seriusan berasa aneh, duduk manis di bangku dengerin musik rock. Sedikit merasa bersalah ke Sigmun ><" karena berusaha keras untuk tidak bangun dari bangku dan loncat-loncat. 


Sigmund selesai, saatnya menenangkan badan dan pikiran lewat Payung Teduh. Hadi seneng banget, baru pertamakali gw liat dia segitu bersemangatnya, menyebutkan judul-judul lagu yang dibawakan Payung Teduh. Hahahaha begitu ternyata melihat langsung fans sebuah band.


Bonita and The Hush Band, tapi beneran ada husbandnya si mbak bonita kok :D. Langsung seger denger suaranya Mbak Bonita.

~ foto bareng Meng, vokalisnya Float. Mas yang dipojok sana jangan iri ya ~

Akhirnya akhirnyaaa ya ampuuun, kesampeaan juga liat float nyanyi. Pam parampam terongnengnong pam parampam ..paam.. lewat sudah tiga hari untuk selamanya .. Meeeeeeeeeeeeeeng ya oloooo, kok bisa sih punya suara seindah itu. Bikin floating2 gimana gitu  ^^.


Sebagai penutup konser, sapa lagi kalau bukan white shoes and the couple. Bangku-bangku sudah mulai kosong karena sudah hampir setengah satu, tapi Sari dan kawan-kawan semangat sekali membawakan lagu-lagu mereka. Terutama Sari yang kata Vian semakin lama semakin muda, ihiiy, terus menari-nari dari awal. Walaupun gw setiap kali bingung kalau liat mereka tampil, kenapa dia mesti menari-nari seperti itu.

Trimakasih kepada Dewan Kesenian Jakarta dan semua artis pendukungnya, trimakasih sudah mengijinkan kami beramal sekaligus memperoleh pertunjukan yang  berkualitas. Oh iya selain mendengarkan musik-musik yang menyenangkan, kami juga disuguhi film-film pendek pada saat jeda pergantian pemain. Walaupun beberapa film, kelewat absurd, sampai gw bingung ini maksudnya apa. Nanya kanan kiri gw pun, sama ga taunya. Tapi ada satu film yang akan gw inget terus, judulnya Anganku Tinggi Ke Bawah.Film yang disutradarai Charles Edward ini bercerita tentang Ito yang songong abis :)) dan sahabatnya Ace yang tidak pernah marah dan bijaksana. Mereka berdua tinggal di gunung Palu, dan belum pernah sekalipun turun ke kota. "Orang kota itu inginya jadi besar jadi hebat. Tapi mereka tidak tau kalau kita liat dari sini, mereka keliatan kecil sekali." ujar Ace yang mengingatkan Ito, kalau gunung tempat mereka tinggal pun tidak kalah hebatnya dari kota di bawah yang terlihat menarik sekali.

Trimakasih Singing Toilet atas banyak pelajaran hari ini. ^^

Big Sound Festival part 2 ~ BLUR

Sebenarnya Big Sound Festival kali ini seperti konser tunggal BLUR dengan band pembukanya Van She, Tegan & Sara, serta Temper Trap. Gak adil sih, mereka juga band yang tidak bisa dipandang sebelah mata juga. Apalagi dengan membuat tulisan dua part, dengan satu bagian khusus BLUR. Sungguh amat sangat tidak adil (tonyor diri sendiri) Tapi memang realitanya seperti itu. *dihajar para fans sebelah


Jadi siapa sebenernya BLUR itu? 
Hmm, what kalian belum tau BLUR? Okay Blur adalah sebuah band terhebat setelah beatles  asal Inggris yang beranggotakan 4 orang, Dave Rowntree yang drummer kemaren baru ulangtahun (pssst, Dave ini seorang animator juga loh, sempet ngesutradrain 2 seri SouthPark pula), Alex James bassis yang super murah senyum, Graham Coxon gitaris kesayangan gw, dan tentu saja Damon Albarn vokalis yang sangat berbaik hati menjabat tangan kanan gw. Yup saudara2, kalian boleh iri. Tangan kanan ini sudah pernah dijabat oleh um Damon dalam 10 detik terlama di hidup gw.

Terus kenapa lu heboh  banget sih?
BLUR adalah band pertama yang gw benar-benar suka. Band yang mewarnai masa remaja yang penuh kegalauan. Dan salah satu band yang gw bela-belain beli kaset aslinya dengan uang saku gw yang sangat terbatas sekali saat itu, selain Laruku tentunya. Jadi ketika mendengar mereka vakum untuk waktu yang tak terbatas rasanya sama sekali tidak bisa mempercayai hal tersebut, sama tidak percayanya ketika mendengar mereka akan datang ke Indonesia, ke Jakarta tepatnya. Seperti mimpi indah yang akan jadi kenyantaan. Penantian lebih dari 10 tahun, rasanya terbayar hari ini.

Sepertinya banyak yang merasakan hal yang sama dengan gw. Lihat saja, hari ini semua orang rasanya hampir "menggila", kecuali anak laki-laki di foto itu. Kira-kira kenapa dia sedih sekali ya, di saat yang lain jejingkrakan sambil bernyanyi bersama dengan Damon. Dimulai dari Girls and Boys sampai Song 2.

Sebentar, gw masih gak ngerti kenapa BLUR milih Song 2 buat dijadin lagu terakhir. Rasanya gantung banget gitu, di saat lagi panas2nya, terus kayanya dimatiin api semangat membara di dalam diri ini. Harusnya macam tender atau the universal lah yang dijadiin lagu terakhir gitu. *duh protes banget nih cewek

Tapi seriusan masa sih kalian ga tau BLUR, setidaknya pasti pernah denger Tender dung, atau Coffee and Tv, atau Parklife dung. >< 


 
Thanks to Sound Rhythm dan Diandra Entertainment, walaupun banyak banget kekurangan di konser ini. Seperti saat Um Graham kena lampu yang terang banget (penonton aja sempet berapa kali kesemprot lampu yang menganggu, apalagi pemusik yang harus perform di atas panggung). Dan saat bibir bawahnya kesetrum mik, duh pat pat um Graham. Tapi konser ini salah satu konser terbaik yang pernah gw hadiri. Terimakasiih muach muach, sudah mewujudkan salah satu mimpi yang ga pernah terbayang bakal bisa terwujud ^^

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
 interview Coxon and James di Insert ^^

Big Sound Festival ~ Part 1

Suatu hari, seekor burung besar membawa kabar gembira, kalau BLUR mau datang ke Indonesia lewat acara Big Sound Festival. Tentu saja hal tersebut tidak bisa langsung dipercaya, apalagi waktu ngecek ke website officialnya belum ada jadwal resmi manggung di Jakarta. Sampai hari-H penjualan tiket kurang dari beberapa jam, barulah ada BLUR mengeluarkan konfirmasi resminya untuk jadi manggung di Jakarta. Dan di saat itu pula, gw memutuskan HARUUUS mengikuti ibadah Bigsound.

Singkat kata, E-voucher dibagikan 2 hari sebelum hari H. Dan baru bisa ditukarkan di hari H. Terdengar aneh buat gw, yang tidak terbiasa menukar tiket di hari H. Untung saja penukaran tiket berlangsung dengan lancar, tidak ricuh seperti yang gw bayangkan.

Tapi tampaknya gw dateng terlalu pagi. Gate baru dibuka jam 4, molor 1 jam dari jadwal. Sebelumnya gw pikir ini gate masuk kedua, sebelum ke tempat kita menonton. Jadi selama waktu yang ada, bisa jalan-jalan liat merchandise, beli minuman dan pipis dahulu. Tapi ternyata tidak denikian. Sampai gate luar pun baru dibuka jam lima (jam 4 gate dibuka untuk para penjaga stand, sigh). Jadi alhasil, kita nungguin di luar ditemani stand makanan/minuman dan merchandise tidak resmi.


Keanehan lain juga terjadi. Di tiket ada tertulis GATE B. Errrrrrr, waktu beli sama sekali tidak ada pilihan mau di gate mana. Ketika posting di fb, temen nonton bareng gw, ternyata di GATE A. WTF gitu, kenapaaa ga dari awal aja gitu, dikasih pilihan mau nonton di sayap mana. Biar bisa bareng-bareng. Promotor ini ga mikirin sekawanan penonton yang saling berteman, tapi membeli tiket dan menukarkannya di saat berbeda. Jadi alhasil, gw nonton sendirian di sayap kiri. Sigh.

Tidak lama ngatur posisi berdiri di venue, tiba-tiba Van She, electropop band dari Australia ini udah manggung aja. SEE, coba kalau gw blanja blanji dulu di depan. Pasti deh ga dapet tempat yang strategis. Well Van She, kalian, hmm. Kalian sungguh hebat buat gw. Di tengah penonton yang tampaknya sama sekali buta dengan lagu2 mereka. Mereka tetap semangat 45 membawakan lagu mereka. Walaupun penonton mereka cuma berdiri menatap nanar melihat mereka. Gw sih pengen menggila menemani mereka, tapi gimana ya ga ada yang nemenin, sementara aku pemalu (muntah...muntah sajalah kaliaaan) jadilah akhirnya cuma menggoyang2kan kepala saja. Maafkan kami, Van She yang kurang ekspresif dalam menghargai musik kalian.
 
Band selanjutnya Tegan and Sara yang tentu saja lebih terkenal di Indonesia daripada Vanshee; membuat suasana mulai panas. Penonton mulai bergoyang dan bernyanyi bersama TS, mulai sedikit berasa kaya nonton konser. Sayang TS cuma sebentar banget mainnya, suara mereka jg agak sedikit aneh, sakitkah kalian? Yang pasti mereka kepanasan, tapi anehnyaa ga mau buka jaket +_+. Anyway Get well soon guys!

~ dua orang remaja ini serius banget nonton Tegan &amp; Sara ~
~ Fans Tegan &amp; Sara yang rela pake piyama tiger dan piglet demi mendapatkan perhatian dari idolanya~

Salah satu yang patut disayangkan dari penampilan Tegan and Sara, ooo halooo para promotor (ya kalian dyandra dan soundrythm) ternyata "tidak sengaja" mematikan bigscreennya. Well, buat yang di daerah VIP sih ga masalah. Cuma turut berduka buat mereka yang menonton dari festival. Puk puk.


Band selanjutnya adalaaah TEMPER TRAAAP, saudara-saudaraaaa. Gw bukan fans besar mereka, dan cuma tau satu lagu mereka saja *sweet disposition*. Dan sekedar tau, kalau Dougy Mandagi, sang vokalis adalah orang Indonesia (makanya lancar banget ya ngajak ngobrol ma penontonnya pakai bahasa Indonesia). Tapi lucky me, gw dikasih set list song buat pertunjukan hari ini, yang akhirnya gw kasih ke teman gw yang ternyata ngefans habis sama mereka. Hmm, jadi sebenernya ... lucky you, Ty.

Salah satu hal yang bikin gw nyesel, ga bawa kamera yang lebih bagus. Padahal pemeriksaan tas sama sekali ga ketat. Apa promotornya, mengharapkan yang dateng nonton konser adalah anak baik-baik yang menuruti aturan semua? Sigh.Akhirnya ya cuma ngandelin kamera hape saja.

Bersambung ke part 2

Miapah gw panas2 begini jalan

Oh iya 'mi bigbang :p..

Apa itu BIGBANG?
~ gambar nyipet dari sini ~

Nope ini bukan tentang salah satu teori tentang terjadinya bumi, atau film serial tentang sheldon dkk. Ini tentang boyband asal korea, yang beranggotakan 5 orang : (kika) Lee Seunhyeoun (Seungri), Kang Dae Sung, Dong Yeong Bae (Taeyang), Kwon Ji Young (GD), dan Choi Seunghyeon (TOP). Biasanya mereka cuma menggelar konser di Korea dan Jepang saja. Tapiii, tahun ini, di album yang baru ini, yang menjadi tanda bangkitnya mereka setelah menempuh banyak masalah terutama untuk skandal Daesung dan GD; YG memutuskan untuk menggelar konser ke seluruh dunia, BIGBANG ALIVE TOUR. Lucky for us, VIP (nama julukan untuk para fans bigbang) yang ga punya dana buat ke Korea atau Jepang buat nonton mereka. Kami yang didatangi Bigbang.

Sebelum hari H



Sejak bulan Juni, gw dah berhasil mendapatkan tiket bigbang yang penuh perjuangan dalam perang digital buat membelinya. Senengnya kaya gimana gitu, kaya abis dapet undian berhadiah.Walaupun kebahagian itu berlangsung singkat, karena ga lama Big Daddy bikin pertunjukan kedua yang ditaruh di hari Jumat dengan penonton yang lebih sedikit .. Euuugh ...

Sebulan kemudian disuruh nuker tiketnya. Penukaran tiket berjalan lancar, myticket cukup professional dan sangat membantu para calon penonton. Makin ga sabar nunggu hari-H

Gw mungkin VIP yang paling males, males beli crown stick, atau stick2 lainnya; males ngapalin lagu2 mereka. Pokoknya gw VIP yang paling ga oke deh. Beruntuung banget, Bigbang punya VIP Indonesia yang sangat membantu para VIP macam gw ini. Bahkan mereka bikin website khusus untuk acara ini, bikin fan chants yang sayangnya ga jalan di hari kedua, bikin rencana gelombang crown light, yang ga jalan juga .. sigh... sampe bagi2 blue stick secara gratis untuk para standingers, untung yang blue stick berjalan lumayan sukses walau ada yg tetep nyalain crown lightnya ... Puk2, kalian sudah berbuat yang paling maksimal, kami aja yang tidak menjalankannya. *eh tapi gw nyalain stick biruunya loh.


Hari H - 4 1/2 jam sebelum konser


Sampai di Meis dengan menggunakan busway ancol dilanjut bis wirawiri (shuttle bus ancol), akhirnya tiba sekitaran pukul 3 setengah sore. Langsung bergegas ke stand Bigbang Indonesia, buat ngambil blue stick dan banner. Abis itu rela-rela2in antrii deh, di depan pintu masuk. Pelajaran berdiri selama menjadi pelanggan transjakarta, cukup berguna juga saat-saat seperti ini.

Bosen menunggu, para VIP konser sendirian di depan MEIS, diiringi lagu rekaman BigBang yang di putar di pantai carnival. :D .. Di sini, dorong-dorongan masih ramah. Atleast, VIP masih bisa berdiri dengan nyaman dengan kedua kaki mereka.

Konser ini bener-bener menyatukan VIP, selama ini nonton konser mah ga peduli kanan kiri, tapi di konser ini semua jadi satu; dari waktu ketemu di busway sampai pas nungguin rame-rame konser, kita bisa ngobrol absurd bareng, ^_^. Ada percakapan yang lucu banget dari dua VIP yang berasal dari daerah,

VIP C : Eh dia dari Palembang nih, baru kenalan tadi :D.
VIP B : Wogh, tiket palembang jakarta pp berapa duit?
VIP A : 400 pp
VIP B : HA? Kok bisa, murah banget. Gw sekali jalan dari Surabaya aja 400
VIP A : Oh, iya gw mesennya waktu ada harga promo gt
VIP C : Mesennya dari kapan?
VIP A : Gak lama abis dapet tiket
VIP C : Gw 2 hari yang lalu
#semua hening

Hari H - 1 1/2 jam sebelum konser 
~ semangat banget ngancungin crown light padahal konsernya lom dimulai ~ 

Akhirnya pintu dibuka pukul setengah 7, perlahan-lahaan pun kami bisa nyusul sebagian yang sudah pada masuk dan duduk2 di tangga *IRIGAKADILIRIIABIS ... Sampai di dalam, biar udah lari2 plus jalan cepet, cuma dapet di bagian tengah kelas. Ya sudah lah ya. Setelah diliat2 tempatnya cukup strategis buat liat semuanya. Buat mengusir rasa bosan VIP, diputarlah video klip2x Bigbang, dan menyanyi lagi lah kita.

Hari H - Konser
Yippppie, akhiiiirnya penantian berbulan-bulan tiba juga,  Eh tapi apa ini, apa iniii .... Kok padaa dorong-dorong. Dan ganas banget dorong-dorongnya, sampe yang pada di depan ga kuat. Banyak banget yang pada berguguran pingsan. Dan karena didorong-dorong terus, maka tentunya amat susah mengambil gambar. Ngeblur semua gini .. Hiks.. Buat yang penasaran gimana konsernya, bisa cek di mari.

Dan aksi dorong2an ini sempet bikin Taeyang agak khawatir apa kesel benernya, "Dont push! Dont push! We will not continue playing if you're still pushing" ... Duh malu-maluin bangeet deh... Tapi Taeyaaang, karena dirimu, aksi-aksi dorong-dorongan yang parah banget itu mereda.  Muach muach ke Taeyang. Aku cinta padamu juga.

Dan kami membalasnya dengan berteriak nama Kang Daesung di saat giliran Taeyang tampil. MAAAP Taeyang, tiada maksud, salahkan animasi pembuka lagunya, kenapa harus naga terbang-terbang, kirain pan Daesung mau keluar nyanyi lagu wings...

Menjelang penutup, Daesung nyiramin air ke kepala TOP, wkwkwk alhasil TOP ngejar Daesung, tapi seperti yang kita ketahui bersama betapa lincahnya Daesung, TOP mengalihkan aksi lempar airnya ke anggota yang lain :D ... Pengen dung ikutan main air :D

~ ya Olo TOP ganteng pisan ..kinclong gt ~

 ~ versi jelasnya :D ~

~ the boys ~

  ~ versi jelasnya :D ~

~ daesuuung terbang sambil nyanyi ^_^ ~

 ~ cakep banget lightingnyaa ~
~ hentakan light stick VIP yang semangat 45 ~
~ GD please bring more good song ~ 
Buat yang penasaran gimana jalan konsernya, monggo link ini diklik saja ^_^ 

Overall
Sebenernya ngerasaaaa kurang nyaman banget gw buat konser ini, standing jadi penuh banget karena ternyata ada para tribunersnya yang ikutan masuk ke standing. PADAHAL yaaa tiket tribune itu jauh jauh jauh lebih murah daripada tiket standing. Dan kita yang di standing bayarnya pakai duit loh. Mbok, halooo bigdaddy, diadain pemeriksaan ulang di pintu masing2 kelas gitu... Oh iyaa, masa ga diperiksa ulaang sih tas2nya, duh please deh kalian bikin aturan ini itu ga boleh bawa ini ga boleh bawa itu. Tau kalau ga diperiksa bisa bawa kamera lebih baik. 

MEIS sux banget buat tempat konser, gw mungkin bakal berpikir 100 kali kalau ada konser di sana lagi. Kenapa? Karena sampe sekarang belum ada perbaikan yg signifikan, padahal dah berapa konser yang digelar di sana. Niat ga sih bikin tempat konser, kalau niat mbok cepet dikelarin. Kedua ga ada sinyal di MEIS, apa emang di jammer, kenapaaa harus di jammer kalau iya? Susah bgt mau ngubungin orang. Belum nyari kendaraan pulang, bis wira-wiri udah ga ada, busway pun demikian, dan kita harus jalan kakiii sampai jauuh banget, padahal kaki ini udah mau patah dari tadi diri antri dan jingkrak2an. 

Untuung Bigbang penampilannya bagus, suara mereka bahkan lebih bagus daripada rekaman, sayaangnya sound system yang digembor2in big daddy dan yang beredar di timeline, tidak terlihat di hari Sabtu. Psst, kabarnya gara2x pas hari Sabtu diputuskan untuk ngecilin level bassnya. Arggggh, whyyy big daddy whyyy?

Puas banget liat daesung yang tersenyum lebar, taeyang yang bener2 memanjakan penggemar wanitanya *buka bajuu mulu :P, seungri yang seneng banget dapet boneka panda dari fansnya, TOP yang ganteng banget, GD hmm what can I say, thanks for beeing cheerful that day. Katanya yang pas hari Jumat, abis kena timpuk boneka dari VIP, doi langsung bete :P. Lagian masiih jaman yaa, nimpuk2in barang ke artis. 

Kapan-kapan maiin lagi ya ke Jakarta *kedip manja
ps.video yang direkam seungri waktu encore kemarin :D ... hahaha fanservicesnya Taeyaang cks cks, Daesung sibuk bgt mondar mandir bagiin hadiah :))