Showing posts with label personal. Show all posts
Showing posts with label personal. Show all posts

Selamat Jalan Tante Chan

Sekitar seminggu yang lalu, datang kabar mengejutkan. Salah satu tanteku meninggal dunia. Dia sebenernya bukan tante kandungku, tapi adik dari ipar ayahku. Namun dia sama baiknya dengan tante-tanteku yang lain. Sebagai salah satu pemberi angpau yang sangat besar dan ehadiah terbaik, membawanya sebagai salah satu orang yang ditunggu-tunggu kehadirannya di saat sinchia.

Di saat usianya yang sudah tidak muda lagi, dia menemukan cinta senjatinya yang memboyongnya ke negeri kincir angin. Membuatku berpikir, suatu saat nanti mungkin pangeranku memang akan datang. Gw  hanya belum bertemu dengan dirinya.

Setelah menikah, kabarnya nyaris tak terdengar. Sampai sekitar seminggu yang lalu, kabar duka hadir di ruang keluarga kami. Namun jenasahnya baru bisa tiba kemarin sore. Hari ini gw baru sempat menjenguknya.

Tiba di rumah duka, lumayan kaget karena banyak sekali karangan bunganya. Gak menyangka bahwa ia seterkenal itu. Suasana di rumah duka pun terasa berbeda dengan yang biasa gw datengin, orang-orang berkumpul, bercakap-cakap, bersenda gurau. Seakan bukan sedang menghadiri pemakaman. Sangat kontras dengan ruangan sebelah.

Terimakasih untuk semua pelajarannya, Tante. Terimakasih untuk saat terakhir pun, dirimu masih meninggalkan kebahagian di antara kami. Yang senang ya di atas sana. ^_^

Dad, you are my first love


Happy Father's Day, Paaa
Love You So Much 
----------------------------------------------------------------------------------
Oh iya, untuk tugas kursus selanjutnya, bikin mailart, gw pilih dalam bentuk postcard dan masih berkaitan dengan Hari Ayah. 
~ tampak depan ~ 
~ tampak belakang ~ 

huhuhuhuh, ini lebih kacrut dari tugas sebelumnya *nangis di pojokan

Fantasy and Me

Jadi singkat cerita, gw ikutan salah satu kursus di coursera, yang kebetulan mengajari dasar2 art. Pelajaran formal tentang seni terakhir yang gw dapat itu waktu jaman smp, hampir 15 tahun yang lalu (wah kamu sudah tua ya dri), dan itupun hanya selewat saja.  Dan ya, assignment pertamanya bertema Fantasy and Me. Dikarenakan harus bikin essai juga untuk gambar yang dibuat ini, sekalian lah bikin postingan di blog ini.

1. Seperti apa proses pembuatannya  ?
Karena pekerjaan rumah yang dilakukan tidak boleh dikerjakan secara digital, maka ini saatnya membuat prakarya, sesuatu yang sudah ditingalkan berabad-abad lalu. Huuuft ...
Pertama-tama tentu dibuat dulu sketsa kasar.  Beneran kasar karena sampai hari kedua pembuatannya, gw belum juga mendapatkan ide mau diisi apa, bulatan yang di tengah. 
Kedua bikin warna backgroundnya, pake spidol bikin bintang-bintang dan titik-titik ga jelas berwarna hitam di atas langit orange. Lalu untuk bajunya, waktu jaman TK dulu pernah dung mencacah-cacah kertas lalu menempelnya di atas kertas ? Nah kenangan masa kecil duluan itu sepertinya menyenangkan kalau diulang di project ini.

Ketiga setelah melamun sepanjang perjalanan di Trans Jakarta kemarin, akhirnya kepikiran juga mau naruh apa di buletan itu. Digambar dengan cat air dan spidol hitam, mahluk kecil ini dilindungi plastik yang diwarnai cat poster biru dan dipegang oleh tangan dari kertas hitam.
Keempat setelah tangannya ditempel, saat menempel lengan bajunya. Menggunakan sisa cacahan dari proses kedua. Terakhir tempelkan wajahnya yang juga dibuat dari kertas hitam. Voila, akhirnya selesai juga prakarya kita kali ini.

2. Cerita atau Pesan apa yang ingin disampaikan?
Nama gw Adria yang somehow berarti hitam (walaupun kakek gw yang memberikan nama ini tidak pernah mengartikan nama gw seperti itu) dan ya kulit gw juga mengarah ke hitam. Dan seperti tiap manusia yang ada di dunia ini, gw memegang sesuatu ke mana-mana sepanjang hidup ini. Sesuatu yang sangat berharga.  Seperti yang sudah gw sebut sebelumnya, butuh waktu lama buat menentukan apa yang ingin gw bawa-bawa. Keluargakah, temankah atau pekerjaankah? Tiba-tiba saja terlintas di pikiran, selama ini gw terlalu nyaman memegang hati ini, tidak pernah terpikirkan untuk membaginya dengan orang lain juga. Mungkin suatu hari, gw akan terbangun dari kenyamanan ini dan siap memberikannya ke orang yang memang juga mau gw berikan. Wogh, nulis apa kamu dri. Ya, gitu deh.

3. Mengapa gw membuat ini? Apa yang diharapkan dari orang yang melihatnya?
Pertama tentu karena ini pekerjaan rumah dari coursera wkwkw. Tapi serius, pengen bikin sesuatu aja yang berbeda dari semua yang gw buat sebelumnya. Bermain dengan bermacam-macam media, menggulang masa kecil, sambil merefleksikan sesuatu di dalam diri gw. Sebenarnya gw tidak suka memberikan penjelasan tentang cerita yang ingin disampaikan. Biarlah itu terlihat absurd untuk mereka yang melihatnya. Absurd yang bisa dinikmati tentunya, semoga. 

--------------------
Hasilnya gw cuma dapet 19 dari 25 .. semangat semangat ... huft huft
peer 1 → I have marked your work mostly as 'Satisfactory' because although you have explained your concept behind the work, it is not completely clear visually as to what you wanted to convey with this arrangement. Perhaps focusing more on conveying the main message behind the artwork will help your audience to better understand your idea and appreciate your artwork. The collage technique you have chosen to use is very interesting and has been executed with acceptable skill, reflecting your basic understanding of the elements of art, and displaying an interesting pattern with the effective repetition of small torn pieces of paper. I encourage you to continue practicing and exploring the concepts behind your work and keep working on your ideas to find the best way to convey it through more practice, brainstorming and visual imagery, which will certainly move you forward and help you to improve.
peer 2 → Thanks for sharing your personal memories and feelings from your childhood - they are really special, provoking emotions. I like the center part, where a child is. IMHO, the surrounding area looks not suitable. I would choose the other color or technique. It takes too much space from the main part(a child).
peer 3 → I think the photo is a bad one, the first one is not capturing your whole piece, so I felt like I needed to see more, or at least the rest of your piece. Although is a very good idea.
 

Big Sound Festival part 2 ~ BLUR

Sebenarnya Big Sound Festival kali ini seperti konser tunggal BLUR dengan band pembukanya Van She, Tegan & Sara, serta Temper Trap. Gak adil sih, mereka juga band yang tidak bisa dipandang sebelah mata juga. Apalagi dengan membuat tulisan dua part, dengan satu bagian khusus BLUR. Sungguh amat sangat tidak adil (tonyor diri sendiri) Tapi memang realitanya seperti itu. *dihajar para fans sebelah


Jadi siapa sebenernya BLUR itu? 
Hmm, what kalian belum tau BLUR? Okay Blur adalah sebuah band terhebat setelah beatles  asal Inggris yang beranggotakan 4 orang, Dave Rowntree yang drummer kemaren baru ulangtahun (pssst, Dave ini seorang animator juga loh, sempet ngesutradrain 2 seri SouthPark pula), Alex James bassis yang super murah senyum, Graham Coxon gitaris kesayangan gw, dan tentu saja Damon Albarn vokalis yang sangat berbaik hati menjabat tangan kanan gw. Yup saudara2, kalian boleh iri. Tangan kanan ini sudah pernah dijabat oleh um Damon dalam 10 detik terlama di hidup gw.

Terus kenapa lu heboh  banget sih?
BLUR adalah band pertama yang gw benar-benar suka. Band yang mewarnai masa remaja yang penuh kegalauan. Dan salah satu band yang gw bela-belain beli kaset aslinya dengan uang saku gw yang sangat terbatas sekali saat itu, selain Laruku tentunya. Jadi ketika mendengar mereka vakum untuk waktu yang tak terbatas rasanya sama sekali tidak bisa mempercayai hal tersebut, sama tidak percayanya ketika mendengar mereka akan datang ke Indonesia, ke Jakarta tepatnya. Seperti mimpi indah yang akan jadi kenyantaan. Penantian lebih dari 10 tahun, rasanya terbayar hari ini.

Sepertinya banyak yang merasakan hal yang sama dengan gw. Lihat saja, hari ini semua orang rasanya hampir "menggila", kecuali anak laki-laki di foto itu. Kira-kira kenapa dia sedih sekali ya, di saat yang lain jejingkrakan sambil bernyanyi bersama dengan Damon. Dimulai dari Girls and Boys sampai Song 2.

Sebentar, gw masih gak ngerti kenapa BLUR milih Song 2 buat dijadin lagu terakhir. Rasanya gantung banget gitu, di saat lagi panas2nya, terus kayanya dimatiin api semangat membara di dalam diri ini. Harusnya macam tender atau the universal lah yang dijadiin lagu terakhir gitu. *duh protes banget nih cewek

Tapi seriusan masa sih kalian ga tau BLUR, setidaknya pasti pernah denger Tender dung, atau Coffee and Tv, atau Parklife dung. >< 


 
Thanks to Sound Rhythm dan Diandra Entertainment, walaupun banyak banget kekurangan di konser ini. Seperti saat Um Graham kena lampu yang terang banget (penonton aja sempet berapa kali kesemprot lampu yang menganggu, apalagi pemusik yang harus perform di atas panggung). Dan saat bibir bawahnya kesetrum mik, duh pat pat um Graham. Tapi konser ini salah satu konser terbaik yang pernah gw hadiri. Terimakasiih muach muach, sudah mewujudkan salah satu mimpi yang ga pernah terbayang bakal bisa terwujud ^^

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
 interview Coxon and James di Insert ^^

Disapa Tuhan ^^

Tuhan menyapa kita lewat berbagai macam hal, mulai dari hal kecil sampai hal besar, dari yang membuat kita seakan terbang tinggi sampai ke hal yang membuat kita ingin menghilang dari bumi ini. Dan kemarin, gw mengalami hal tersebut.
Jadi tuh ya, Sabtu kemarin, Ibuku tercinta memaksa gw dan adik gw untuk menemani beliau, mengambil barang pesanan dia untuk acara paskah nanti ke Pasar Pagi, Asemka. Di tengah panasnya Jakarta yang hari itu sepertinya sedang berada di puncak-puncaknya, berangkatlah kami ke sana.

Setelah menunggu setengah jam, karena ternyata barangnya harus diambil dari gudang. Yang ternyata saudara-saudara, gudangnya ada di depan tokonya. Err... Akhirnya mulailah barang2 tersebut dimasukan ke dalam mobil. Gw dan adik gw, tidak menyangka bahwa pesanan barang tersebut banyaaaaak sekali..... TOTAL 10 DUS BESAR. Walaupun pesimis, tapi kami tetap memasukan barang2 tersebut ke dalam mobil. Dan sesuai dugaan, baru 5 dus yang masuk, mobil sudah penuh dan gw sendiri terancam tidak bisa masuk ke dalam mobil.

Di tengah kepanikan sambil memikirkan tiap kemungkinan untuk mengangkut sisa dus yang ada. Tiba-tiba, ada yang menepuk bahu gw dari belakang. Dalam pikiran gw sapa iniiii yang mau hipnotis gw, di saat2 lagi pusing begini. Dengan agak kesal, gw melihat ke belakang. Dan ternyata, OM GW .... OM GW, yang ntah kenapa, hari itu, dari sekian banyak kemungkinan hari dia bisa ke asemka, dan dari tiap kemungkinan dia menggunakan kendaraan yang dia miliki dia bawa mobil, dan dari sekian banyak tempat parkir dia parkir mobilnya tidak jauh dari mobil kami.

Akhirnya singkat kata, sisa box bisa diangkut pakai mobil om gw. Oh oh senangnyaaaa .... Rasanya pikiran berat yang memenuhi kami, langsung hilang. Sampai detik ini, gw percaya bahwa Tuhan yang mengirimnkan malaikat dalam bentuk om gw ^^. Tuhan memang kerap kali bekerja dengan caranya sendiri, dan kadang membuat kita terkagum-kagum.

Kecup penuh cinta untuk Tuhan :*

Lahirnya Pingu

Ga bisa kemana-mana? Terjebak di rumah, karena hujan ga reda2x .. Hmm, bagaimana kalau ini saatnya kita melahirkan pingu ^^.

 pertama, kita bikin bentuk dari claynya dulu , 
maafkan mama kalau membuatmu jadi seperti bebek, nak

 setelah kering, mari kita cat ^^ .. 

VOILAAA, lahir lah Pingu si little Penguin, 
yang bertugas menemani wacomku yang berdebu ^^

Kok Bisa?


Kata-kata ini terus tergiang di kepala gw, setelah menonton "The Act of Killing". Yup, film dokumenter yang amat sangat membuka wawasan, tentang apa yang kira-kira terjadi pada saat pembantaian PKI berlangsung di negara ini, setidaknya yang terjadi di salah satu bagian di nusantara ini.

Waktu tau, akan diputar di Indonesia dalam sesi tertutup, gw langsung mendaftar untuk ikut dung. Dan beruntungnya diri gw, kesempatan itu datang. Yippiie

Awalnya sudah dapet bocoran dari media dan testimoni seorang teman yang sudah menonton sebelumnya, tentang betapa mengerikannya film ini. Namun bukan kengerian berdarah-darah yang akan kita temukan dalam film ini. Bukan, percayalah, kalau kamu mengharapkan action macam film The Raid, mending lupakan saja keinginan untuk menontonnya.

Secara keseluruhan film ini amat sangat menghibur, penonton dibuat sulit untuk mengangkat pantat dari kursi selama 159 menit karena takut kehilangan tiap momen berharga yang ada di dalamnya. Tertawa dan tertegun mewarnai saat menontonnya. Dan setelah keluar dari ruangan, gw pun butuh waktu sendiri untuk mencerna pertanyaan-pertanyaan yang tertinggal.

Kok bisa, Mas Joshua Oppenheim ini membujuk para aktor dan pelaku sejarah tersebut membuka kekejaman yang mereka lakukan dengan bercerita lewat mulutnya sendiri. Gw gak tau tekhnik apa yang membuat mereka begitu mempercayai Mas Josh, tapi apapun itu sungguh menunjukkan kejeniusan dia.

Kok bisa, mereka tahu kalau film yang mereka buat (bukan The Act of Killing melainkan Arsan dan Arminah) bisa membalikan fakta menjadi 360 derajat (eh sama aja dung berarti), maksudnya mereka amat sangat menyadari kalau sampai tenar film ini, masyarakat bisa percaya bahwa mereka yg kejam bukan para PKI yang mereka bunuh. Tapi tetap bersemangat membuat filmnya, dengan maksud menceritakan kebenaran kepada masyarakat.

Kok bisa, seorang yang mengajarkan anaknya untuk minta maaf kepada seekor bebek karena si anak tidak sengaja melukai binatang tersebut; membantai banyak orang di masa jayanya. Kok bisa? Kenyataan ini meruntuhkan apa yang tertanam di otak gw, bahwa tiap penyayang binatang susah untuk menyakiti sesamanya. Hal ini sungguh merontokan pertahanan pikiran gw.

Kok bisa, seorang korban PKI bercerita di depan para pelaku penumpasan dengan riang gembira tanpa beban yang berarti.Seakan-akan itu hanya bagian dari sebuah film yang ia tonton.

Kok bisa mereka dengan bangga menyatakan di sebuah tv nasional rasa lokal, kalau mereka menemukan tekhnik membunuh dengan cepat, efektif dan tidak membuat si korban merasa kesakitan. HEI! Ini kita bicara tentang manusia bukan hewan.

Kok bisa akting2 mereka dalam film Arsan dan Aminah lebih bagus dari akting para pemain sinetron, padahal mereka ga pernah belajar akting. Hei para artis sinetron bangunlah.

Kok bisa ... Kok bisa ... Kok bisaaaa

Namun di tengah super kegalauan akan pertanyaan2 tersebut. Gw mempercayai hal-hal baru. Bahwa sejarah ditulis oleh siapapun yang menang, sejarah ditulis berdasarkan sudut pandang mereka yang menang. Bahwa ketika semua diatasnamakan keyakinan yang dipegang, apapun tidak salah untuk dilakukan. Walaupun mungkin itu berarti harus mengusir hati nurani sendiri. Bahwa manusia bisa punya dua kepribadian dan menggunakannya tanpa beban.

Sungguh film ini dokumenter yang sangat bagus, sayangnya tidak akan diputar di Indonesia secara bebas, padahal justru masyarakat Indonesia lah yang berhak untuk mengetahui kebenarannya.

My Generasi - Generasiku


Lihat video ini gara-gara tweetnya leegijin, jadi teringat indahnya masa-masa sekolah dahulu kala. Gw bukan siswi populer saat itu. Dan sampai sekarang juga ga sih. Walau ada saat-saat paling sengsara dalam hidup gw, tapi lebih banyak saat-saat menyenangkannya. Dan ya video ini mengingatkan gw lagi akan masa-masa itu.

Masa-masa ketika surat-suratan di kelas, masa - masa ketika ngedarin buku diary yang berisi biodata teman-teman dan pendapat mereka tentang kita dalam pantun super norak adalah hal super penting, masa-masa ketika peralatan makan dan peralatan tulis bisa membawa kebangaan sendiri, masa-masa dihukum sekelas karena bikin ribut, masa-masa mengenal cinta pertama kalinya :), masa-masa di mana mencoba menemukan jati diri (yang sampai sekarang masih dicari juga sih) ... masa-masa ah indahnya...

Anyway , (copot graduation googles) dari video ini satu hal lagi yang gw sadarin, kehidupan bersekolah di Malaysia, ternyata tidak jauh berbeda dengan kehidupan di Indonesia :D . Akhir kata, Nice Job JinnyBoyTv, karena sudah membawa kembali kenangan indah itu. :)

Kerja di Mana Sekarang?

Ketika jadi pengangguran gini, paling males kalau ada yg nanya

Oh sekarang kerja di mana?
Dilanjuti dengan pertanyaan:
Kenapa "resign" ?
Pengangguran gini ngapain aja?
Udah cari kerja ??

jangan lupa dengan ekspresi mata penuh keheranan,
bertanya- tanya mengapa gw terlihat bahagia

Rasanya pengen teriak
PENGEN LIBURAN DULU euy , KELILING DUNIA SAMBIL MENYEBAR CINTA
tapi sayangnya ga punya sponsor, mau sponsorin??

Poto poto di WC

Poto2 bisa dilakukan di mana saja, termasuk di area wc. Tentunya wc yang bersih dan menyenangkan ya. Males banget kan kalau lagi heboh2nya gaya, tiba-tiba harus mencium bau yang tidak sedap.

Dari sekian wc indah di jakarta, salah satu tempat favorit gw, adalah wc di cafe batavia. Oke banget lah kalau buat gaya2an. Cukup bayar 55 rebu (paketan dimsum nan lezat) dah bisa sewa "studio" keren ... wekekkekekkekek

di luar WC

berharap jadi bintang iklan lifebouy

benarkah ini wajahku?

oh Tuhan berikan aku wajah yang lain

aku maluuuuuuu

Avatar-ku

Sebulan yang lalu, dapet mass message, diminta sama kantor untuk bikin avatar diri masing2 artist , yang ceritanya bakal ditaruh di web. Karena gw ga bisa gambar, akhirnya setelah mengemis ke sana kemari, desta dengan sangat baik hati langsung mengambari diri gw (muach muach ke desta :D) menurut versi dia.Hasilnya seperti ini :
apa gw sekejam itu ya, sampai bawa-bawa pecut +_+ , tp gw terlihat manis di sini hehhehe

Dulu waktu perpisahan dari IFW, gw juga dihadiahi avatar (dibuat sama errin , makasih ya rin :D) :

oke waktu gw di Batam emang ga tahan kalo liat makanan, tp gw kan gak serakus ini rin

Waktu awal-awal masuk, ikutan nodong eri buat minta bikinin avatar :D *sempet lama bgt pake avatar ini :

ah gw rindu jaket ini :)

tapi gw juga pernaah loh bikin avatar sendiri he he he , bentuknya seperti ini :

mirip kan :)

MISTERI ITU TERPECAHKAN

Ketika sedang serius bermain si maya *tapi boong, tiba2 dateng sebuah sapaan dari seorang sahabat yang masih berhutang sesuatu pada diri gw.

dia : Woi
gw : YAaaaaaaaaak... eh mana poto2nya??? kok belum dikirim sih *dan sampai detik tulisan ini dimuat pun masih belum dikirim , tendang2 arthur
dia : Duh lom sempet, gw baru balik nih dari Jogja
gw : Wah enak banget, oleh oleh duuung
dia : ugh, boro-boro oleh-oleh ... gw baru kena musibah nih dri
gw : he musibah apaan?
dia : iya, hape gw ilang
gw : HA?? KOK BISA ILANG?? Gimana critanya?
dia : kan gw taruh di bagasi, terus pas ambil bagasi, tasnya dah dalam keadaaan terbuka gitu resletingnya...

jreng jreng ....

gw : HAAAAAAA ??? LU NARUH HAPE DI BAGASI ???? dudul banget siih *gantian gw yang marahin
dia : Yah kan gw bawa 3 hape. yang BB sama SE gw taruh di kantong .. yang flexi gw taruh di tas

tiba-tiba terjadi keheningan

dia : err .. bentar deh ... kayanya tuh hape ada di tas gw yang kecil
gw : (speechless)
dia : gw cari dulu ya dri

beberapa saat kemudian

dia : iya ada
gw : ckckckckckck ... jadi ada
dia : duuuh malu deh gw, mana dah marah2 sama semua orang di bandara

thanks thur ... you really made my day .. ternyata ada orang yg lebih ceroboh dari gw

pesan moral :
(serius mode) ketika sedang berpergian, biasakan mengembok bagasi anda sebelum dititipkan kepada armada yang bersangkutan, kalau di bandara ada jasa pengikatan tali2 untuk dililit di bagasi (kecuali garuda kayanya harus manual nyari tempat pengikatannya), memang tidak menjamin 100% bagasi tidak dibuka, tapi setidaknya meminimalisir kesempatan untuk itu.

#31hari-6 : Pindahan tahap satu

Berhubung kamar gw sekarang adalah kamar paling kecil di rumah ini. Dan rencananya akan dipakai untuk kamar pembantu. Akhirnya gw dipaksa pindah sama bokap. Emang sih cuma pindahaan dari kamar sebelah ke kamar sebelahnya lagi si ... ya ga sebelah2 banget sih karena diselingi sama ruang keluarga ...
Cumaaa kok capee banget banget yah... hihihihi *lebay... tapi ternyata barang-barang gw semakin bertambah banyak ... +_+ ... setelah berjibaku membereskan semua buku-buku, mensortir tumpuk2an kertas, mengeser2 lemari, gotong2 tv, printer, my imac... akhirnya setelah 6 jam berlalu, jam 9 tadi bereeees semua ... yippie

When

people walk away from you, let them go.
It just means that their part in your story is over.
Tony McCollum


Sekitar 2 tahun yang lalu salah satu sahabat gw pernah berkata bahwa hidup itu bagai roda yang berputar, demikian juga dengan hubungan antar manusia. Kadang kita bisa sangat dekat dengan seseorang, bahkan kita tau kapan orang itu "pup", apa yang dimimpikan dia semalam, apa yang ada dalam pikirannya dan semua yang membuat lu merasa jadi orang penting dalam hidupnya, dan sebaliknya. Lalu ia mulai menjauh, seakan-akan tidak terjangkau lagi. Tiba-tiba dalam sekejap, dari seseorang yang tau segalanya tentang dia menjadi orang yang tidak tau apa-apa lagi tentangnya. Dari seseorang yang selalu diberitahu pertama kali, menjadi orang yang tau akan apa yang terjadi pada dirinya lewat status2nya di dunia maya.

Dan kejadian ini terulang lagi, walaupun datangnya tidak tiba-tiba. Frekuensi berhubungan yang semakin jarang. Dari keinginan ingin sekali bertemu sampai ya sudahlah kalau memang tidak bisa bertemu. Dari sering memberi kabar, seperti sekedar mengajak makan sampai harus dipaksa untuk memberitahu sesuatu ketika ada suatu kabar. Tadinya gw pikir gw sudah terbiasa dengan ketidakhadirannya di samping gw. Tapi ketika titik itu tiba, gw tetap tidak bisa menerimanya. Gw jauh lebih terluka dari sebelumnya.

Sebelum terluka lebih jauh, gw harus merelakan dia menjauh dari gw. Karena ternyata seperti yang dikatakan Tony McCollum, bagian dia dalam hidup gw sudah selesai. Gw harus membiarkan menjauh dalam kehidupan gw, agar gw juga bisa melanjutkan hidup dan tidak terjebak dalam kenangan2 menyenangkan bersamanya. Karena gw sadar sekali bahwa gw tidak akan lagi mendapat perlakuan dan tanggapan yang sama seperti dulu.

When people walk away from you, let them go.
It just means that their part in your story is over.
Tony McCollum

[Mellow] Kita memang harus siap kapan saja (?)

37 hari yang lalu, gw kehilangan salah seorang guru dalam hidup gw. Kemarin gw juga baru kehilangan seseorang yang gw anggap sebagai paman gw. Dan dua2nya meninggal dalam suasana yang serba mengagetkan. 

# Thomas Slamet adalah seorang tetua yang dihormati di lingkungan tempat gw tinggal. Pagi itu ia masih melakukan rutinitas seperti biasa. Gowes pagi. Tidak lupa bertegur sapa dengan orang2 yang ia kenal, ketika melewati jalur treknya. Bahkan sempat menyeruput kopi di salah satu rumah temannya. Sebelum kemudian melanjutkan perjalanan kembali ke rumahnya. Sampai di rumah, Beliau beristirahat, meluruskan badan, sementara istrinya pamit mandi dulu. Ketika istrinya, keluar dari kamar mandi. Betapa terkejutnya sang istri, menemukan beliau sudah menghembuskan nafas meninggalkan kita semua. 

# Kemarin pagi, Yohanes M masih sempat telephone2an dengan sang istri yang kebetulan sedang berlibur ke luar negeri bersama anak tertuanya. Tidak lama kemudian dia merasa tidak enak badan, dan minta tolong ke pembantunya untuk memanggilkan bajaj untuk mengantarkannya ke rumah sakit terdekat. Sekitar sejam kemudian, beliau sudah pergi, sendirian tanpa ada keluarga yang menemani di sisinya (anak keduanya pun sedang berdinas di luar kota).

Kemarin malam, gw hampir tidak bisa tidur, terlalu takut memikirkan 2 kejadian berturut2 tersebut. Bagaimana kalau gw meninggal dalam keadaan seperti itu, sendirian, tidak sempat berpamitan dengan orang2 yang gw sayangi. Bagaimana kalau gw belum siap menghadapi kematian itu. Walaupun gw tau semua orang pasti akan meninggal nantinya. Atau bagaimana kalau orang2 yang gw sayangi meninggalkan gw seperti itu. Di saat gw belum siap harus berpisah dengan mereka. 

Sweet (un)Surprise

Suatu hari, gw menerima sms dari seorang teman :
Dia : "Dri, alamat lengkap lu itu jalan bla bla?"
Gw : "Iya bener, kenapa?"
Dia :"Gpp cuma lg ngedata ulang alamat anak2 aja :)"

Sekitar semingguan dia sms lagi : "Tlg sms in alamat lu lagi dung he he he, jne  nya kebingungan nyari alamat lu T_T"

Alaaah ternyata pengen ngasih kejutan, tapi gagal hahahahahha ... Well masih setengah gagal sih, karena dia tidak mau memberi tahu apa kejutannya :)) .

Setelah menunggu hampir 2 minggu, paket itu tak kunjung datang. Setelah bertanya pada om google akhirnya berhasil juga mendapatkan nomer telephone costumer servicesnya JNE Jakarta (021-56655262/56957852) ... yg anehnya ga bisa gw temukan di webnya

Ternyata oh ternyata alamat yang dikasih ke JNE salah >< , oke setelah memberikan alamat yang benar, tinggal menunggu kedatangan paket tersebut. 

.... 2 hari kemudian .....

Yippppppie HOREEEE  paketnya dah sampe ..... Robek sana Robek sini ... Wogh di dalamnya ada kartu ucapannya "good luck @ new office", g kira ini buat hadiah natal tp ternyata hadiah pindahan kantor :) .... well mari sekarang kita bicara tentang isi paketnya.

Ternyata isi paketnya Bonekaaa Horta dan itu berbentuk BABI :D.... yup salah satu barang yg masuk dalam wish list natal gw :) ... senanggggggnya .. joget2 .... muaaach, thanks cal :) ... 


Horta berumur 4 hari :) dan selalu jadi incaran mocca sejak hari pertama kedatangannya 

Nonton horror kok mellow

Oke walaupun g senang ntn film horror, baru kali ini g dengan relanya nonton semahal ini (30 rebu booo). Ini semua gara2 saloko neh yg ternyata juga penggila film hantu xixixixix, dan g-nya juga yang dah mulai sakaw pengen nonton tapi temen sehobi pada ga bisa diajak ntn ... Akhirnya g putuskan, ayuklah ...


Singkat cerita nonton phobia2 di Blitz, Pacific Place (ugh akhirnya ntn jg di sini, padahal dah berusaha mencoret tempat ini dari daftar bioskop favourite- iyah karena mahalnya)... tentunya bersama temen2 kantor g.  Filmnya sendiri sih lumayan lah, walaupun masih kalah dari seri pertamanya, tapi masih bisa lah ditaruh di list favourite, at least ceritanya masih nyangkut di otak g sekarang. Suka banget sama cerita yg ke 5, horor yang dibawa dengan komedi tanpa merusak suasana horornya sendiri.


Cumaaa, kok sepanjang film, gw jadi nonton sembari teringat2 klub2 penakut, g jadi tidak seperti sedang nonton di pacific place, tapi seperti di bawa ke tempat babe& mas jind, membayangkan babe yang sok2 kuat di awalnya tapi akhirnya mundur ke kamar dengan (selalu) alasan mo ngecek server kantor, mas jind yg pura2 ngecek handphone ato rebusan air kalo adegan2 horor dicurigai akan segera muncul, faisal yg suka ngengaget2in gw kalo g dah mulai terbawa suasana (dan pada akhirnya g akan teriak kencang sekali) , budi yang menatap tanpa ekspresi, pri yang suka kaget2 sendiri, dan ramdhan yang berlindung di balik badannya faisal sepanjang film (sebenernya niat ntn ga sih dhan, wakakakkakak) ... dan entah kenapa  pada akhirnya g merasa kesepian, di dalam studio yang rame ini ...


ugh really miss our klub penakut

knock knock


A second, a minute, an hour
A day goes by
I'm hoping just to be by your side
I'm turning the handle, it won’t open
Don't make me wait
'Cause right now I need your smile...
Knock Knock
When life has Locked Me Out
I turn to you

And you open the door
'Cause you're what I need right now it's true...
Nothing works like you

Little louder Little louder Little louder
A warm bath, a good laugh, an old song
That you know by heart
I've tried it, but they all leave me cold
So now I’m here waiting to see you
My remedy
For all that's been hurting me...

You seem to know the way
To turn my frown upside down
You always know what to say
To make me feel like everything's okay
When life has knocked me down, I turned to you
And you opened the door…
--------------------------------------------------------
But its only the past 
Now I try to knock knock and you still didnt opened the door ... 
Waiting and waiting, hoping the door will be opened, even I'm so tired of feeling blue 
Try not to care, for the fact that u've gone ...

WAKAKKAKKA ADA YANG NGAMUK

Lucu memang tingkah laku teman kita ini, tidak terima Meraih Mimpi disebut2 sebagai film animasi pertama Indonesia, teriak2 di kaskus layaknya orang kebakaran jenggot.  

cukup PANAS gw menanggapi KLAIM INFINITEFRAMEWORK SINGAPORE tentang film buatan mereka. dan berhasil MENIPU banyak kaskuser...

walaupun saya tau banyak temen2 animator indonesia yang BEKERJA disana,
tapi tetep ga gitu caranya mengaku2 sebagai FILM INDONESIA!!!

HALO ANIMATOR2???
apa kalian BANGGA?

apakah KALIAN menemukan nama kalian di CREDIT TITTLE POSTER??
LIHAT di POSTER HOMELAND?
APAKAH KALIAN TIDAK SADAR SEDANG DIMANFAATKAN??

biar jualannya laku di INDO?
singapore bayar murah kalian kalian ga nyadar??

GW pernah kerja di singapore GAN...
salary 2500-3500
kalian cuma dikasi <1000?> 

Well, kalo kalian mau berbangga, sebenernya udah ada film pertama INDO, dan ANIMASI FULL 3D, murni buatan indo.

Dear Bayu,

Gw gak akan ikut2an bikin account kaskus cuma buat nanggepin pernyataan ngawur lu. Lebih enak di blog ini, syukur lu baca, kalopun gak juga gak masalah, ini cuma masalah unek2 di hati. 

Dari awal pihak frameworks tidak pernah menyebut2 kalau film ini adalah film animasi pertama Indonesia, teman2 dari media yang memberikannya. Lagian segitu pentingnya ya predikat pertama itu. Menurut gw sih ga penting. Lagian gw selama ini juga selalu berpendapat bahwa homeland adalah film animasi pertama buatan Indonesia. Bahkan beberapa kali bersama para crew Meraih Mimpi menonton bersama HOMELAND.  Menganalisa dan menjadikannya pelajaran. Liat betapa kami menghargai karya anda. Masih belum cukup? Beberapa teman yang terlibat dalam pembuatan homeland serta Janus Prajurit Terakhir juga ambil bagian dalam pembuatan film Meraih Mimpi. Jadi jangan pernah dan sama sekali tidak perlu untuk mempertanyakan lagi eksistensi homeland ataupun Janus Prajurit Terakhir di mata para crew Meraih Mimpi. 

Oke, INFINITE FRAMEWORKS STUDIO memang punya markas besar di SINGAPORE, tapiiii itu hanya nama brand. Perusahaan tempat meraih mimpi dibuat, jelas terdaftar sebagai perusahaan Indonesia PT. Kinema Systrans Multimedia, 90% pegawainya adalah orang Indonesia, karyawannya juga dipekerjakan sesuai undang-undang ketenagakerjaan indonesia, juga dipotong pajak untuk negara Indonesia. Jadi mana yang bukan perusahaan Indonesia. Outsourcing? Emang kenapa harus segitu digede2innya, toh kita sama2 diuntungkan, kita butuh uang untuk menjalankan bisnis ini yang belum berani disediakan oleh investor2 Indonesia.  Dan karena proyek ini pula, animator dan para pekerja cg lainnya (modeller,texture artist, render monkey, sampe para compositor) pun punya wadah di mana kami bisa menunjukkan kebisaan kami, punya wadah untuk mengembangkan diri kami. Dan untuk hal tersebut, gw akan selalu bangga menyebut Meraih Mimpi adalah film Indonesia dimana gw terlibat di dalamnya. Walaupun tentu saja kualitas tidak sehalus pixar. *lirik Blek* 

Nama di credit title poster .. wakakakak penting yah ... coba deh cek di poster2 film hollywood, mana ada nama seluruh crew di sana. Lagian manaa muaaat kalo ditaruh semua bisa2 tuh poster isinya cuma tulisan nama doang. Mungkin akan beda ceritanya, kalo yang ngerjain cuma beberapa orang, kaya yang terjadi di homeland.  Buat gw, yang paling penting, nama gw tertulis dengan jelas di akhir film. Dan itu udah gw buktikan dengan mata kepala gw sendiri kok,  tentu saja ada skrinsutnya ... Jadi trimakasih atas perhatiannya, tapi sungguh itu tidak perlu.

Lalu kenapa harus menyerang animator. Kami sama sekali tidak bersalah, kami juga sama seperti diri anda , cuma kuli cg. Beberapa dari kami pun, pernah bekerja bersama anda. Bahkan kita sama-sama dibesarkan dalam 1 forum. Coba pikirkan dampak yang lebih lanjut dengan apa yang lu tulis. 

Jujur, gw sebagai animator yang terlibat dalam pembuatan Meraih Mimpi agak2 tersinggung soal ini. Tapi setelah dipikir2 lagi kenapa harus tersinggung. Well, memang kenyataannya gaji gw di bawah 1000 SGD .. Tapi toh gw hidup nyaman dan cenderung berlebihan malah (kalo gw tidak terlalu boros). Lirik2 gadget hasil kerja di Batam. Ya kalo duit segitu buat tinggal di SINGAPORE ya jelas gak bakalan cukup. Tapi kan ini buat hidup di INDONESIA, dan rasanya wajar-wajar aja dengan nilai yang diberikan. 

Anyway, makaasih yah gara2 tret yang lu buat, Meraih Mimpi benar-benar mendapat promosi gratis. Ini tulus loh ngucapinnya. Semoga banyak yang mau menonton film yang tidak sehalus pixar ini .. :D *berdoa dengan sungguh2* 


[tepok jidat ndiri sendiri] ...

A : Ril, iki kok suaranya kok ndak muncul yah .. iki scriptnya .. dah bener kan
  <-----insert script in here----->
B : bener
A : Loh kok suaranya ga kedengeran 
B : sek sek .. coba kuliat ..  loh kok iya ga ada suaranya .. err .. td kayanya di bawah ada yang ngerubah script .. mungkin ngaruh ke situ kali yah .. bentar tak betulin dulu 

----------------------------- beberapa menit berlalu ---------------------------------

 ------------------------- bosan menunggu, A menidurkan matanya sebentar ------------

kring kring kring 

A: Ya? (dengan suara mengantuk)
B: Udah nih coba lagi deh
A: Ok (sambil mencoba memulihkan kesadaran, menatap komputer, mengklik klik aplikasi)

A : Kok tetep ga kedengaran soundnya 
B : Masa? coba ke chapter yang lainnya

A: Tetep kok 
B: Kok aneh? Di tempatku dah bisa sekarang. 

(setelah pembicaraan yang berputar2, tiba2 A tersadar akan sesuatu)

A : Ril ....
B: Ya?
A: Gw lupa pake earphone ... WAKKAKAKAKAKKAKAKAKAKKAKAKAK 
B: ...